"Kamu kangen sama aku engga say?”
“Kangen,"
“Tapi ga pernah nelpon aku, kamu selingkuh ya?”
Cliché ga sih? Kaya pernah denger dimana gitu gak sih? Di sinetron kayaknya. Mau jadi apa remaja Negara kita kalo setengah dari waktu mereka Cuma dipake buat ngeributin kangen sama selingkuh. Bukannya kita harusnya mikirin gimana caranya Indonesia bisa maju atau gimana caranya Indonesia ga perlu lagi diperbudak untuk menggali harta sendiri sama warga asing di Negara sendiri di tanah sendiri untuk orang asing itu?