Showing posts with label Manusia itu munafik. Show all posts
Showing posts with label Manusia itu munafik. Show all posts

Sunday, March 11, 2012

Manusia Itu Munafik - Chapter 3 (It’s always Abel.)

          “Yuu~ Lo dimana?” suara Abel menggema dari sebrang telpon.
“Masih dikantor, huuuu. Kenapa Om?” Tanya gue masih mengetik.
“Cuma mau ngingetin ada janji sama Ryan ya lo, jam 7 di caffe biasa.” Serunya.
“Okaaaay, bye”
“Byee”

Manusia Itu Munafik - Chapter 2 (Important and Precious)

          “Abeeeeeeeeeel!” teriak gue memanggil seorang lelaki tinggi menjulang yang sedang berdiri didekat pintu masuk kantor gue. Dia menoleh sambil melepas kacamatanya, oke gue tau ini juga cliché kan? Tapi itulah Abel Artist wanna be banget lah.

Manusia Itu Munafik - Chapter 1 (Choice and Love)

"Kamu kangen sama aku engga say?”
          “Kangen,"
          “Tapi ga pernah nelpon aku, kamu selingkuh ya?”
            
            Cliché ga sih? Kaya pernah denger dimana gitu gak sih? Di sinetron kayaknya. Mau jadi apa remaja Negara kita kalo setengah dari waktu mereka Cuma dipake buat ngeributin kangen sama selingkuh. Bukannya kita harusnya mikirin gimana caranya Indonesia bisa maju atau gimana caranya Indonesia ga perlu lagi diperbudak untuk menggali harta sendiri sama warga asing di Negara sendiri di tanah sendiri untuk orang asing itu?